pengertian demokrasi menurut para ahli
“Many forms of Government have been tried, and will be tried in this
world of sin and woe. No one pretends that democracy is perfect or
all-wise. Indeed, it has been said that democracy is the worst form of
government except all those other forms that have been tried from time
to time.”Winston Churchill (Hansard, November 11, 1947)Ø Demokrasi
adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai
upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara
untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.Ø
Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti
rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat
diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal
sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.Ø
( http://id.wikipedia.org/wiki/Demokrasi)
Demokrasi pengertian etimologis mengandung makna pengertian universal.
Abraham Lincoln th 18673 memberikan pengertian demokrasi “ government of
the people, by the people, and for the people”.Ø
Menurut etimologi/bahasa, demokrasi berasal dari bahasa yunani yaitu
dari demos = rakyat dan cratos atau cratein=pemerintahan atau kekuasaan.
Demokrasi berarti pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat. Oleh
karena itu dalam sistem demokrasi rakyat mendapat kedudukan penting
didasarkan adanya rakyat memegang kedaulatan.Ø
Henry B. Mayo, system politik demokratis adalah menunjukkan kebijakan
umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang diawasi
secara efektif oleh rakyat, dan didasarkan atas kesamaan politik dalam
suasana terjaminnya kebebasan politik.Ø
(http://yanel.wetpaint.com/page/Demokrasi)
Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara
sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas
negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.Ø
Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu
negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan
warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara
tersebut.Ø
Kata demokrasi berasak dari bahasa yunani yaitu “demos” yang artinya
rakyat dan “cratos/cratein” yang artinya pemerintahan. Maka demokrasi
adalah pemerintahan rakyatØ
Menurut Harris SocheØ
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan rakyat, karena itu kekusaan
pemerintahan itu melekat pada diri rakyat atau diri orang banyak dan
merupakan hak bagi rakyat atau orang banyak untuk mengatur,
mempertahankan dan melindungi dirinya dari paksaan dan pemerkosaan orang
lain atau badan yang diserahi untuk memerintah.
.(http://www.scribd.com)
Menurut Hennry B. MayoØ
Kebijaksanaan umum ditentukan atas dasar mayoritas oleh wakil-wakil yang
diawasi secara efektif oleh rakyat dalam pemilihan-pemilihan yang
didasarkan atas prinsip kesamaan politik dan diselenggarakan dalam
suasana di mana terjadi kebebasan politik.
Menurut International Commission of JuristØ
Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan di mana hak untuk membuat
keputusan-keputusan politik diselenggarakan oleh warga Negara melalui
wakil-wakil yang dipilih oleh mereka dan yang bertanggungjawab kepada
mereka melalui suatu proses pemilihan yang bebas.
(http://nugrohoandirama.blogspot.com)
Menurut C.F. StrongØ
Suatu sistem pemerintahan di mana mayoritas anggota dewasa dari
masyarakat ikut serta dalam politik atas dasar sistem perwakilan yang
menjamin pemerintah akhirnya mempertanggungjawabkan tindakan-tindakannya
pada mayoritas tersebut. (http://www.sulasno.co.cc)
Menurut Samuel HuntingtonØ
Demokrasi ada jika para pembuat keputusan kolektif yang paling kuat
dalam sebuah sistem dipilih melalui suatu pemilihan umum yang adil,
jujur dan berkala dan di dalam sistem itu para calon bebas bersaing
untuk memperoleh suara dan hampir seluruh penduduk dewasa dapat
memberikan suara. .(http://one.indoskripsi.com)
Menurut Merriam, Webster DictionaryØ
Demokrasi dapat didefinisikan sebagai pemerintahan oleh rakyat;
khususnya, oleh mayoritas; pemerintahan di mana kekuasaan tertinggi
tetap pada rakyat dan dilakukan oleh mereka baik langsung atau tidak
langsung melalui sebuah sistem perwakilan yang biasanya dilakukan dengan
cara mengadakan pemilu bebas yang diadakan secara periodik; rakyat umum
khususnya untuk mengangkat sumber otoritas politik; tiadanya distingsi
kelas atau privelese berdasarkan keturunan atau kesewenang-wenangan.
.(http://www.sulasno.co.cc)
Menurut Yusuf Al- QordawyØ
Wadah Masyarakat untuk memilih sesorang untuk mengurus dan mengatur
urusan mereka. Pimpinanya bukan orang yang mereka benci, peraturannya
bukan yang mereka tidak kehendaki, dan mereka berhak meminta
pertanggungjawaban penguasa jika pemimpin tersebut salah. Merekapun
berhak memecatnya jika menyeleweng, mereka juga tidak boleh dibawa ke
sistem ekonomi, sosial, budaya, atau sistem politik yang tidak mereka
kenal dan tidak mereka sukai.
(jobvacancycareer.net/perspektif-filosofis-islam-politik/)
Menurut Abdul Ghani Ar RahhalØ
Di dalam bukunya, Al Islamiyyun wa Sarah Ad Dimuqrathiyyah
mendefinisikan demokrasi sebagai “kekuasaan rakyat oleh rakyat”. Rakyat
adalah sumber kekuasaan.
Menurut Hans KelsenØ
Demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat. Yang
melaksanakan kekuasaan Negara ialah wakil-wakil rakyat yang terpilih.
Dimana rakyat telah yakin, bahwa segala kehendak dan kepentingannya akan
diperhatikan di dalam melaksanakan kekuasaan Negara.
.(http://wahy.multiply.com)
Menurut John L EspositoØ
Pada dasarnya kekuasaan adalah dari dan untuk rakyat. Oleh karenanya,
semuanya berhak untuk berpartisipasi, baik terlibat aktif maupun
mengontrol kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Selain itu, tentu
saja lembaga resmi pemerintah terdapat pemisahan yang jelas antara
unsur eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.
Menurut Sidney HookØ
Demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana keputusan-keputusan
pemerintah yang penting secara langsung atau tidak didasarkan pada
kesepakatan mayoritas yang diberikan secara bebas dari rakyat dewasa.
(http://ekonomi-ucy.blogspot.com/)
Menurut Affan GaffarØ
Demokrasi dimaknai dalam dua bentuk, yaitu :
Makna normatif (demokrasi normatif) adalah demokrasi yang secara ideal ingin diwujudkan oleh negara
Makna empirik (demokrasi empirik) adalah demokrasi dalam perwujudannya pada dunia politik. (http://ulamasunnah.wordpress.com/)
Menurut Amien RaisØ
Suatu begara disebut sebagai negara demokrasi jika memenuhi beberapa
kriteria, yaitu; (1) partisipasi dalam pembuatan keputusan, (2)
persamaan di depan hukum, (3) distribusi pendapat secara adil, (4)
kesempatan pendidikan yang sama, (5) empat macam kebebasan, yaitu
kebebasan mengeluarkan pendapat, kebebasan persuratkabaran, kebebasan
berkumpul dan kebebasan beragama, (6) ketersediaan dan keterbukaan
informasi, (7) mengindahkan fatsoen atau tata krama politik, (8)
kebebasan individu, (9) semangat kerja sama dan (10) hak untuk protes.
(www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/)
Menurut Robert A. DahlØ
Sebuah demokrasi idealnya memiliki : (1) persamaan hak pilih dalam
menentukan keputusan kolektif yang mengikat, (2) partisipasi efektif,
yaitu kesempatan yang sama bagi semua warga negara dalam proses
pembuatan keputusan secara kolektif, (3) pembeberan kebenaran, yaitu
adanya peluang yang sama bagi setiap orang untuk memberikan penilaian
terhadap jalannya proses politik dan pemerintahan secara logis, (4)
kontrol terakhir terhadap agenda, yaitu adanya kekuasaan eksklusif bagi
masyarakat untuk menentukan agenda mana yang harus dan tidak harus
diputuskan melalui proses pemerintahan, termasuk mendelegasikan
kekuasaan itu pada orang lain atau lembaga yang mewakili masyakat, dan
(5) pencakupan, yaitu terliputnya masyarakat yang tercakup semua orang
dewasa dalam kaitannya dengan hukum.
(http://www.scribd.com/)
Menurut Abdul Wadud NashruddinØ
Demokrasi adalah sebuah sistem kehidupan yang menempatkan pendapat
rakyat sebagai prioritas utama pengambilan kebijakan, di mana pendapat
tersebut harus memenuhi kriteria agama, susila, hukum dan didasari
semangat untuk menjunjung kemaslahatan bersama. Suara atau pendapat
rakyat harus diiringi rasa tanggungjawab dan komitmen positif atas
pelaksanaanya juga harus melalui evaluasi secara terus-menerus agar
selalu sesuai dengan kebutuhan bersama. Demokrasi bukan hanya sebagai
alat politik semata tetapi juga membentuk berbagai aspek tata masyarakat
lainnya, seperti ekonomi, sosial maupun budaya. Masyarakat yang berhak
menyalurkan suara dan pendapatnya boleh didengar hanya bagian masyarakat
yang faham dan mampu mempertanggungjawabkan pendapatnya baik secara
keilmuan, sosial maupun syar’i. (www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/)
Demokrasi adalah sistem pemerintahan dimana rakyat memegang peranan yang
sangat penting dalam pemerintahan.
(http://www.crayonpedia.org/mw/Pengertian_Demokrasi_10.1)Ø
Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara
sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas
negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.
(http://sakauhendro.wordpress.com/demokrasi-dan-politik/pengertian-demokrasi/Ø
Istilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena
kuno pada abad ke-5 SM. Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu
demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan,
sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih
kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk
rakyat.( http://masadmasrur.blog.co.uk/)Ø
Demokrasi secara harafiah merupakan sistem pemerintahan yang sangat
membuka pintu lebar-lebar kepada arus akuntabilitas publik. Di mana inti
dari sebuah system pemerintahan yang demokratis adalah pada partisipasi
seluruh entitas sistem tersebut terhadap setiap putusan atau kebijakan
yang diambil.( .( http://gredinov.phpnet.us/)Ø
Demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang anti otoritarianisme dan
kemungkinan kolusi/konspirasi yang sangat mungkin muncul dalam system
monarki dan oligarkhi. Artinya, demokrasi adalah sistem pemerintahan
yang memberikan penekanan pada fungsi kontrol atau dengan kata lain
check and balance dari semua pos-pos kekuasaan yang ada. Dari sini
diharapkan akan lahir keadilan (justice) yang secara mekanistik
memberikan kebaikan kepada seluruh elemen masyarakat.(
http://gredinov.phpnet.us/)Ø
Demokrasi adalah sebuah sistem kehidupan yang menempatkan pendapat
rakyat sebagai prioritas utama pengambilan kebijakan, di mana pendapat
tersebut harus memenuhi kriteria agama, susila, hukum dan didasari
semangat untuk menjunjung kemaslahatan bersama. Suara atau pendapat
rakyat harus diiringi rasa tanggungjawab dan komitmen positif atas
pelaksanaanya juga harus melalui evaluasi secara terus-menerus agar
selalu sesuai dengan kebutuhan bersama. Demokrasi bukan hanya sebagai
alat politik semata tetapi juga membentuk berbagai aspek tata masyarakat
lainnya, seperti ekonomi, sosial maupun budaya. Masyarakat yang berhak
menyalurkan suara dan pendapatnya boleh didengar hanya bagian masyarakat
yang faham dan mampu mempertanggungjawabkan pendapatnya baik secara
keilmuan, sosial maupun syar’i. (www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/)Ø